Orang Jepang Menyebutnya Furoshiki

Isu pemanasan global sudah sering kita dengar. Sekarang apa yang dapat kita lakukan untuk berperan serta meredam pemanasan global? Salah satunya dengan mengurangi pemanfaatan kantong plastik. Misalnya: jika kita hendak berbelanja maka bawalah tas sendiri dari rumah yaitu tas yang bisa dipakai berulang-ulang, jika kita ingin memberikan bingkisan kepada orang jangan gunakan kantong plastik karena kantong plastik akhirnya akan dibuang dan akan mengakibatkan pemanasan global.

Untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik dan kertas, Jepang kembali memopulerkan penggunaan furoshiki, pembungkus serba guna dari selembar kain.

Orang Jepang menyebutnya furoshiki. Orang Sunda mengistilahkannya gembolan. Orang Jawa menamakannya ules. Ketiganya membicarakan selembar kain. Sebelum zaman modern tiba (zaman yang kemudian melahirkan plastik) orang memanfaatkan selembar kain untuk memboyong barang : furoshiki, gembolan, atau ules.

Kalau Anda sedang mempersiapkan bingkisan, kado, atau ingin tampil dengan sesuatu yang baru, tidak ada salahnya jika Anda mencoba teknik furoshiki. Berikut ada beberapa teknik furoshiki yang umum dipakai. Selamat berkreasi dengan furoshiki!

Categories: Kreativitas, Lingkungan | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: