Maafku Hanya untuk Mengharapkan RidhoMu

Inilah akibat kebodohan seseorang??

Kadang merasa selalu yakin atas apa yang dikerjakan, selalu berharap kebaikan akan berpihak kepadanya. Selalu berharap yang tinggi. Nah lhoh… kalau sudah jatuh begini, siapa juga yang merasakan sakit???

Memang pantas ditertawakan oleh orang, kalau hasilnya tidak menemukan kejelasan. Memang pantas menjadi tontonan orang karena jatuh dan kegagalan atas cinta.

Terlalu berharap, tetapi tidak bisa kompak satu sama lain. Sehingga harus bertepuk sebelah tangan sehingga mendapatkan kekecewaan. Semangat memang tidak pernah putus, tetapi kekecewaan atas suatu hal justru dapat menghancurkan semangatnya.

Sakit dan berat, hingga harus lari dari kenyataan. Terlalu sakit untuk mengingat kenangan terindah, karena terlalu indah ukiran demi ukirannya. Hingga tak kuasa untuk menatap kenyataan pahit, sepahit putrowali.

Siapa yang harus disalahkan kalau sudah begini???

Hanya keadaan dan waktulah yang perlu disalahkan.

Ini bukti bahwa kita tidak boleh mengabaikan waktu dan kesempatan. Karena waktu dan kesempatan tak kan pernah datang untuk kesekian kalinya. Jadikan pengalaman atas apa yang pernah membuatmu gagal.

Kini hanya kata maaf yang dapat terucap karena ketidak berdayaannya untuk mempertahankan harapan. Terlalu sakit jika kita harus dikecewakan orang yang dicintai. Terlalu sakit jika semua harapan hancur karena keterbatasan sifat sabar kita, karena kesabaran seseorang pasti akan ada batasnya.

Maaf… maafkan Aku… jika aku harus menghancurkan semua ini,,, Bukan maksud untuk menjatuhkan seseorang, tetapi inilah yang terbaik yang pernah terlintas dipikiran, walaupun kenyataannya sangat-sangat pahit.

Yakinlah bahwa semua pasti ada hikmahnya. Dan Alloh pasti mempunyai rencana lain untuk kebaikan umatnya.

Manusia tak luput dari kata salah. Hanya kelapangan hatilah yang dapat membuka segalanya terasa lebih indah.

Beribu-ribu maaf terucap dari bibir ini, hanya untuk memohon ridho dariNya. Maafkan Aku Ya Roob…. Maafkan Aku Cinta…. Maafkan Aku telah mendustakan semua ini.

Categories: Suara Hati | Tags: | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Maafku Hanya untuk Mengharapkan RidhoMu

  1. _Jangan Menyesal Akan Hal Itu_
    Gak ada yang salah atas semua ini. Semua Allah yang atur, semua Allah yang akan memeberikan jawaban atas semuanya. Kita sebagai manusia yang memiliki segala macam keterbatasan, hanya bisa meminta kepadaNya akan ridhoanNya dan berusaha mengembalikan untuk menjadi lebih baik lagi atas kesalahan yang diperbuat. Karena semua kesalahan dan masa lalu yang pahit bukan untuk dikenang maupun disesali, tapi sebagai bahan kita untuk refleksi diri, semata-mata untuk memperbaiki semuanya akan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: