Kesehatan

Aromaterapi: Minyak Ajaib yang Menyembuhkan

aromaterapiAromaterapi telah ada sejak 6000 tahun yang lalu dan pertama kali diperkenalkan oleh Bangsa Mesir Kuno. Saat itu cara menggunakannya adalah dengan merendam tanaman yang memiliki aroma yang wangi untuk mengambil esens atau minyaknya. Tabib Mesir pada zaman tersebut biasanya merekomendasikan minyak yang satu ini untuk mandi, pemijatan, dan pembalseman mayat.

Rene Maurice Gattefosse adalah orang yang pertama kali mempopulerkan istilah aromaterapi. Saat ia melakukan penelitian mengenai khasiat dari minyak tumbuhan, tanpa sengaja lengannya terbakar lalu terkena minyak lavender. Rene terkagum-kagum karena minyak ini ternyata dapat langsung menyembuhkan luka bakarnya dengan cepat. Setelah kejadian tersebut Rene menerbitkan tulisan dengan judul Aromatherapie: Les Huiles essentielles, hormones végé tales. Dan sejak saat itu kata aromaterapi pun menjadi populer.

Sebenarnya keluhan apapun dapat diatasi dengan terapi holistik. Salah satunya adalah aromaterapi, yaitu terapi yang menggunakan minyak esensial dari bunga, pohon, atau tanaman lainnya untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan serta ketenangan jiwa dan pikiran. Efek terapi ini dapat dirasakan hanya dengan menghirup aroma yang berasal dari esen minyak tersebut. Molekul aroma yang terhirup ini akan diubah menjadi sinyal oleh sel-sel penerima rangsang (reseptor) dalam hidung dan kemudian dikirim ke bagian limbik dan hipotalamus di otak.

Aroma minyak esensial dipercaya dapat mengaktifkan zat-zat kimia dalam otak (srotinin, endorfin, dan lain-lain) yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sistem organ tubuh lain. Tidak hanya sekedar untuk membuat wangi ruangan saja, minyak esensial ini juga memiliki banyak khasiat. Berikut beberapa jenis minyak esensial yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

Basil: digunakan untuk keletihan mental, menguatkan saraf, bronkitis, migren, gout, hilang konsentrasi, pilek, asma, mengatur siklus menstruasi, batuk, gangguan pencernaan, muntah, gigitan serangga.

Bergamot: digunakan untuk jerawat, masalah kulit, herpes, ketegangan, depresi, stres, demam, radang kandung kemih (sistitis), memulihkan nafsu makan.

Camomile: digunakan untuk menenangkan, peradangan, insomnia, masalah menstruasi, saraf, stres, kecemasan, gangguan pencernaan/ perut, persendian terkilir/ bengkak, alergi, masalah kulit, jerawat, psoriasis, eksim, sakit kepala, migran. Dengan aroma ini, Anda juga dapat merasa rileks dan mudah tidur.

Citronella: dapat digunakan saat sedang pilek, mengalami masalah mendengkur, dan migren.

Clary Sage: untuk menenangkan pikiran saat sedang merasa suntuk.

Eucalyptus: bermanfaat bagi yang memiliki masalah pada bagian pernafasan seperti asma, bronchitis. Selain itu berguna juga untuk meredakan demam dan flu.

Grapefruit: agar merasa lebih segar dan bisa juga digunakan untuk detoksifikasi.

Jasmine: sebagai aprodisiak atau pembangkit gairah seks dan juga memiliki efek yang menenangkan.

Juniper: digunakan untuk masalah hati, detoksifikasi, jerawat, infeksi saluran kemih, diuretik, obesitas, perangsang nafsu makan, nyeri menstruasi, eksim, psoriasis, tekuk lambung, luka, rematik, selulit.

aromaterapi-oilKananga: dapat digunakan sama seperti jasmine sebagai aprodisiak dan juga untuk mengatasi insomnia.

Lavender: untuk menenangkan dan dapat juga sebagai antiseptik. Selain itu, lavender baik digunakan untuk stres, sakit kepala, luka potong, luka bakar, kutil.

Lemon: digunakan untuk masalah pencernakan, radamg tenggorokan, menguatkan syaraf, masalah kulit, mengusir serangga, tekanan darah rendah, merangsang jantung, membersihkan hati, pilek, flu, sinusitis, radang gusi (gingivitis), mimisan, kutil. Terutama baik untuk masalah kulit (jerawat, kulit berminyak). Aroma lemon juga dapat membuat merasa segar, sehingga dapat digunakan untuk membangkitkan mood.

Mandarin: memberikan efek tenang dan rileks.

Peppermint: digunakan untuk meredakan mual, kembung, kolik, sulit mencerna, mabuk perjalanan, sakit kepala, pilek, flu, migren, demam, peradangan, artritis, sinusitis, nyeri haid, mengusir nyamuk, asma, bronkitis, keletihan, shock.

Rosemary: digunakan untuk sakit kepala, otot kaku, cidera olahraga, terkilir, keletihan, ketombe, botak, stimulan, penyumbatan hati, rematik, pilek, memperbaiki sirkulasi, retensi cairan, batuk, dada sesak. Minyak ini juga dapat juga digunakan sebagai tonik.

Sandalwood: dapat digunakan untuk jerawat, sistitis, radang tenggorokan, bronkitis, radang pangkal tenggorok (laringitis), masalah saluran kemih, retensi cairan, masalah kulit, psoriasis, eksim, kulit kering atau mengelupas, perawatan kulit, stres. Aroma ini juga dapat mengurangi rasa tegang dan cemas.

Tea Tree: digunakan untuk infeksi jamur, infeksi virus dan bakteri, pilek, flu, jerawat, sistitis, luka bakar, kutu air, pengusir serangga, luka potong, luka sengat, radang tenggorokan, sinusitis, masalah dada, ketombe, memperkuat sistem kekebalan untuk menghadapi infeksi.

Ylang-ylang: digunakan untuk mengatasi rasa cemas, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, mengatur detak jantung, perawatan kulit, masalah seksual (frigiditas, impotensi).

Cara kerja manfaat dari aromaterapi bekerja melalui tiga jalur, pencernaan, penciuman dan penyerapan kulit. Yang paling efektif adalah dengan menggunakan penciuman. Karena rongga  hidung dapat langsung terhubung dengan  sistem susunan saraf pusat yang langsung dapat menstimulus manfaat dari minyak ini sendiri.

aromaterapy-1Minyak esensial ini juga memiliki manfaat untuk kecantikan dengan metode pemijatan dan penciuman, yaitu dengan mengoleskan minyak esensial di wajah dan leher, kemudian pijat perlahan-lahan dengan gerakan memutar dari leher ke dahi. Tapi jangan lupa untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter kulit, terutama bagi yang memiliki kulit wajah sensitif.

Penyimpanan aromaterapi tidak boleh diletakkan begitu saja, harus disimpan di tempat tertutup sehingga aromanya tidak berubah. Pastikan juga botol selalu tertutup rapat karena oksigen dan cahaya panas dapat merubah kondisi minyak ini. Jika sudah lebih dari satu tahun disimpan, lebih baik tidak usah digunakan lagi karena manfaat dari minyak ini biasanya sudah mulai berkurang.
Sebaiknya sebelum menggunakan minyak ini, oleskan satu tetes di kulit tangan untuk menguji apakah menimbulkan iritasi atau tidak. Selain itu untuk ibu hamil, jika ingin menggunakannya cobalah untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Iklan
Categories: Kesehatan | Tag: | 2 Komentar

Melinjo: Si Antioksidan Tinggi

Saat menyebut melinjo, sebagian besar orang mungkin lebih mengenalnya sebagai bahan baku emping dengan rasa khasnya yang pahit. Ada orang yang berpantang melinjo karena takut terkena asam urat. Namun, tahukah Anda jika tanaman yang satu ini kaya akan antioksidan dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh?

Peneliti dari Universitas Jember Tri Agus Siswoyo, menilai bahwa aktivitas antioksidan biji melinjo setara dengan vitamin C. Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein yang tinggi berkisar antara 9-10 persen dalam tiap biji melinjo.

Protein utamanya sangat efektif untuk menghabisi radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, penyempitan pembuluh darah, dan penuaan dini.

Potensi besar yang terkandung di dalam sebutir biji melinjo atau Gnetum gnemon itu membuat Tri yakin melinjo adalah sumber protein fungsional yang cocok dijadikan suplemen makanan nutrasetikal (bahan pangan berkhasiat untuk kesehatan), termasuk untuk mencegah dan mengobati penyakit. Apalagi biji melinjo mudah diperoleh.

Daun mudanya (disebut sebagai so dalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem). “Bunga” (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran. Biji melinjo juga menjadi bahan baku emping. Akhir-akhir ini, ilmuwan Jepang menemukan bahwa ternyata biji melinjo bukanlah penyebab dari penyakit `asam urat` yang selama ini ditakutkan oleh masyarakat luas.

Tanaman melinjo dapat tumbuh sampai usia 100 tahun lebih. Tiap kali panen raya dapat menghasilkan melinjo sebanyak 80—100 kg, Bila tidak dipangkas, pohon melinjo bisa tumbuh sampai ketinggian 25 m. Menurut Nunuk, tanaman ini dapat tumbuh pada tanah-tanah liat, berpasir atau bahkan berkapur di dataran rendah hingga dataran tinggi (0-1.200 m di atas permukaan laut). Tanaman melinjo tidak tahan terhadap kondisi tergenang atau tanah yang masam.

Suplemen murah

Diakui hingga saat ini memang belum ada studi resmi tentang penggunaan protein biji melinjo sebagai sumber antioksidan. Padahal, jika pemanfaatan peptida antioksidan dari hidrolisis biji Gnetum gnemon ini berhasil, akan tersedia suplemen nutrasetikal yang murah dan bisa jadi alternatif yang aman.

Mirip ginkgo

Ginkgo adalah spesies pohon tertua yang telah tumbuh selama 150-200 juta tahun dan dipercaya sebagai tonik otak karena memperkuat daya ingat. Daun ginkgo juga punya sifat antioksidan kuat dan berperan penting dalam oksidasi radikal bebas penyebab penuaan dini dan pikun.

Antimikroba alami

Sampai saat ini doktor biokimia dari Osaka Prefecture University, Jepang, itu telah mengisolasi dua jenis protein yang menunjukkan aktivitas antioksidan tinggi. Dari seluruh bagian tumbuhan melinjo yang pernah diekstraknya, mulai dari daun, kulit batang, akar, sampai biji, Tri menemukan protein paling potensial dari biji. Riset menunjukkan aktivitas antioksidan ini setara dengan antioksidan sintetik BHT (Butylated Hydroxytolune).

Dari dua fraksi protein itu, ditemukan fungsi lain melinjo sebagai antimikroba alami. Itu artinya protein melinjo juga bisa dipakai sebagai pengawet alami makanan sekaligus obat baru untuk penyakit yang disebabkan bakteri. Peptida Gg-AMP yang diisolasi dari biji melinjo diindikasikan punya potensi aktif menghambat beberapa jenis bakteri gram positif dan negatif.

Camilan sehat

Untuk mendapatkan manfaatnya, melinjo dapat dimakan langsung dengan cara direbus dan dijadikan camilan, atau sebagai campuran sayur. Hal itu juga diakui penggiat tanaman obat, Pudji Rahayu, dari Bekasi. Ia sering memanfaatkan biji melinjo sebagai ramuan untuk menambah daya tahan tubuh.

“Caranya cukup dengan merebusnya, seperti merebus kacang atau dijadikan campuran sayur asam bersama daunnya. Orang memang belum banyak yang tahu kalau melinjo punya fungsi antioksidan, yang diketahui umumnya baru kandungan purinnya tinggi dan bisa menyebabkan asam urat,” paparnya.

Cukup direbus atau disayur

Tidak rumit sebenarnya memanfaatkan biji melinjo. Cukup dengan merebusnya, seperti merebus kacang, ataupun menjadikannya campuran sayur asam atau sayur lodeh. Karena yang dimanfaatkan adalah bijinya, cara mengonsumsinya juga cukup mudah. Bisa dimakan langsung (dijadikan makanan ringan atau kudapan) setelah kulitnya dikupas.

Memilih melinjo sebenarnya tidak ada patokan tertentu. Semua jenis pada dasarnya dapat dimanfaatkan. Jika Anda tidak ingin mendapatkan biji yang masih sangat lunak, bisa memilih melinjo muda dengan kulit yang berwarna hijau. Sebaliknya, melinjo yang sudah tua berwarna kuning kemerah-merahan, bijinya agak sedikit keras.

Apabila Anda memiliki kadar purin tinggi atau berisiko mengalami asam urat (gout), sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi melinjo. Takaran normal konsumsi yang disarankan cukup segenggam biji melinjo rebus dalam sehari. Ingat, sebelum direbus, sebaiknya biji melinjo dicuci hingga benar-benar bersih.

Khasiat lain Daun Melinjo untuk melancarkan proses persalinan, berikut cara pengolahan :

  1. Ambil beberapa lembar daun melinjo yang tidak terlalu tua juga

    tidak terlalu muda.

  2. Anda cuci hingga bersih, lalu diiris-iris seperti halnya irisan daun tembakau dengan arah irisan melintang.
  3. Setelah itu jemurtah dibawah sinar matahari hingga betul-betul kering.
  4. Bila akan digunakan, ambillah secukupnya dan seduhlah dengan  air panas seperti halnya membuat air teh.
  5. Minumlah air tersebut setiap hari 2 kali ketika usia kehamilan sudah mencapai 8 bulan lebih.

Sumber: http://kesehatan.kompas.com/, http://herbal.seindonesia.com/, & http://www.agrina-online.com/

Categories: Kesehatan | Tag: | Tinggalkan komentar

Makanan Segar

Sesering apakah Anda meraih produk kalengan atau awetan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Dikarenakan aktivitas yang padat, sepertinya langkah praktis tersebut sering kita lakukan. Berikut info yang dapat membantu Anda melakukan pilihan yang lebih segar dan tentunya menyehatkan untuk diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

Lebih Segar, Lebih Sehat

Produk pangan segar sngat diperlukan saat kita menjalankan diet sehat. Cara sederhana menjaga kesehatan adalah memasukkan produk-produk segar dalam menu sehari-hari. Makanan paling sehat sebenarnya adalah makanan yang sering kita temui sehari-hari. Buah, sayur, ikan, tahu, tempe, daging, dan beragam bumbu. Apapun itu, syaratnya harus segar. Makanan segar dapat membantu kita meminimalkan asupan kalori sekaligus memberikan rasa yang lebih lezat.

Makanan yang segar dan tidak diolah, serta yang ditanam secara lokal untuk kesehatan keluarga merupakan salah satu progam untuk menuju hidup sehat. Program ini untuk memerangi epidemis obesitas dan menghentikan produksi pangan siap saji yang penuh gula dan garam berlebih, serta penyebab berbagai penyakit degeneratif.

Lebih Cerah dan Kaya

Jika Anda menggigit sebutir apel Malang yang baru dipetik, Anda akan merasakan kenikmatan rasa manis asamnya yang tajam dan memikat lidah. Atau ambil selada yang baru dipetik, dan buktikan kerenyahannya. Buah atau sayuran yang segar memiliki aroma yang lebih kuat. Bandingkan dengan buah impor yang sudah dipetik, dan kita tidak tau pasti berapa hari bahkan bulan yang lalu yang rasanyapun hambar.

Sesuai Musim

Tampilan paling segar dari buah dan sayur adalah yang dipanen pada musimnya dan pastinya buah dan sayuran lokal. Saat sedang musimnya, produk pangan segar berada pada kondisi terbaik. Rasa yang lebih “kaya” dan juga lebih bergizi, karena banyak tersedia produk yang segar, dan tentunya juga memiliki harga yang lebih murah.

Menikmati produk sesuai musimnya juga akan memperkaya lidah kita dan meningkatkan kreativitas untuk menciptakan berbagai resep masakan. Musim adalah waktu yang tepat untuk menikmati jenis buah, sayur, lauk, serta berbagai santapan beragam.

Olahan Sendiri

Sisihkan sebagian waktu Anda untuk masak sendiri makanan kita. Karena disamping kita bisa menghemat, kita juga mempunyai manfaat yang besar, yaitukita tau dan pasti bahan-bahan, takaran yang sesuai selera, dan kelezatan makanan buatan sendiri yang tak kalah dengan makanan-makanan di luar. Disamping itu kita juga masih mempunyai kebanggaan sendiri, karena bisa menjadi kejutan yang menyenangkan buat orang-orang yang dekat dengan kita.

Categories: Kesehatan | Tag: | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.